Cari Dokter
Propinsi

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

25th Congress of the Asia-Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Kongres & PIT Perdami

Login Member

NRA :
Password :
   


Berita Terbaru

09.01.2010
Category :
    Pada bulan Juni 2010 ini ORBIS International akan datang ke Indonesia. Seperti ...
Selengkapnya

08.10.2009
Category : Artikel
Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI), tim ...
Selengkapnya

27.08.2009
Category : Artikel
Job and Fellowship Opportunities in China ...
Selengkapnya



Update Anggota -

Logbook -

26.02.2009
Category : Artikel

Dokter Umum Bisa Bantu Cegah Kebutaan Glaukoma

Dokter Umum Bisa Bantu Cegah Kebutaan Glaukoma

Apa itu glaukoma?
Glaukoma adalah penyakit saraf mata yang berhubungan dengan peningkatan tekanan bola mata. Penyakit ini merupakan penyebab kebutaan nomor dua di Indonesia. Kehilangan penglihatan yang diakibatkan oleh glaukoma dapat dicegah melalui deteksi dini dan terapi oleh dokter .

Kenapa dokter umum penting?
Dokter umum sebagai lini terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, perlu mengenali gejala glaukoma secara dini untuk mencegah terjadinya kebutaan yang permanen. Selain itu dokter umum juga dituntut dapat menangani kasus kegawatdaruratan akibat glaukoma.

Gunakan TOP untuk mengenali glaukoma
TOP adalah singkatan dari tonometri, oftalmoskopi dan perimetri.
 

Tonometri
Tonometri adalah alat untuk mengukur tekanan intra okular (TIO). TIO digolongkan sebagai normal apabila nilainya antara 10-21 mmHg. TIO yang tinggi (>21 mmHg) adalah salah satu faktor risiko glaukoma. Mekanisme TIO tinggi adalah gangguan aliran keluar cairan akuous akibat disfungsi system drainase di bilik mata depan (sudut terbuka) maupun karena penutupan sudut bilik mata itu sendiri (sudut tertutup). 


Salah satu pemeriksaan tonometri sederhana menggunakan Schiøtz tonometer. Angka yang didapatkan dari skala dirujuk ke tabel konversi untuk mendapatkan nilai TIO dalam mmHg.

Oftalmoskopi
Bila ada kecurigaan glaukoma berdasarkan keluhan atau faktor risiko pada pasien, pemeriksaan oftalmoskopi dilakukan untuk memastikan diagnosis. Kelainan dikatakan bermakna bila ada pembesaran cup-to-disc ratio (CDR) lebih besar dari 0.5, dan asimetri CDR antara dua mata 0.2 atau lebih.

Siapa saja yang berisiko?
1. Tekanan bola mata tinggi >21mmHg (risiko meningkat 5x)
2. Usia di atas 40 tahun
3. Rabun dekat yang ekstrim
4. Tekanan darah tinggi (peningkatan risiko 80%)
5. Kencing manis/ diabetes melitus (risiko meningkat 2x)
6. Cedera mata sebelumnya
7. Glaukoma pada keluarga (risiko meningkat 3x)
8. Penggunaan steroid jangka panjang(risiko meningkat 3x)
9. Asimetri TIO & CDR antara 2 mata

Perimetri
Kerusakan nervus optikus memberikan gangguan lapang pandangan yang khas pada glaukoma. Secara sederhana, lapang pandangan dapat diperiksa dengan tes konfrontasi.

Jenis glaukoma?
Pasien glaukoma dapat dibagi menjadi glaukoma akut dan kronik, primer atau sekunder, dan sudut terbuka atau sudut tertutup.
 

Glaukoma Akut
Glaukoma akut biasanya terjadi secara mendadak, dengan gejala nyeri mata yang berat atau sakit kepala, mata buram, melihat pelangi di sekitar lampu, mual dan muntah. Serangan ini harus segera ditangani agar tidak menyebabkan kebutaan.Pada glaukoma jenis ini terjadi hambatan penyaluran keluar cairan akous yang menyebabkan peningkatan tekanan intra okular mendadak dan dramatis.
 

Glaukoma kronik
Perjalanan penyakitnya lambat sehingga perlu pemeriksaan periodik untuk deteksi dan penanganan dini. Penderita glaukoma tipe ini biasanya sering tersandung saat berjalan karena telah terjadi penyempitan lapang pandang akibat glaukoma, sedangkan penglihatan sentralnya tidak terganggu. Hal ini menyebabkan penderita sering kali datang ke dokter dalam stadium lanjut.

Glaukoma Primer atau Sekunder
Glaukoma primer dicurigai bila terdapat kelainan pada pemeriksaan TOP di kedua mata. Glaukoma sekunder dicurigai bila hanya satu mata yang terganggu dan ada kecurigaan penyebab gangguan drainase cairan akuous yang jelas.


Glaukoma Sudut Terbuka atau Sudut Tertutup

Anyaman trabekulum tampak

Anyaman trbekulum tertutup pangkal iris


Glaukoma kongenital

Anak-anak yang lahir dengan gangguan sudut bilik mata akan mengalami drainase cairan akuos yang terhambat. Gejala yang muncul biasanya kornea keruh, fotofobia, dan epifora.
 

Alat diagnostik mutakhir untuk deteksi dini glaukoma:
Tekanan bola mata dengan non contact tonometry, tonometer aplanasi dan tonopen.
Perimeter komputer Humphrey
Pengukuran ketebalan lapisan saraf mata dengan Optical Coherence Tomography (OCT) dan Heidelberg Retinal Tomography (HRT)
Pengukuran kedalaman bilik depan bola mata dengan anterior OCT

 Penulis : dr. Virna Dwi Oktariana, SpM


Berita Lainnya

09.01.2010
Category :
    Pada bulan Juni 2010 ini ORBIS International akan datang ke Indonesia. Seperti diketahui ORBIS Internasional adalah salah satu organisasi kemanusiaan non-profit yang berdedikasi terhadap pencegahan kebutaan terutama di negara-negara berkembang. Organisasi ini bekerjasama dengan Perdami Pusat sudah mulai mempersiapkan kegiatan ini sejak tahun yang lalu. Tentunya kedatangan mereka akan sangat membantu dan berguna bagi masyarakat. Untuk mengetahui lebih jauh tentang ORBIS  ...
Selengkapnya

08.10.2009
Category : Artikel
Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI), tim penyelamat paling berpengalaman di dunia. Informasi dalam artikel ini mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda dari gempa bumi. Ia telah merangkak di bawah 875 reruntuhan bangunan, bekerja sama dengan tim penyelamat dari 60 negara, dan mendirikan tim penyelamat di beberapa negara, serta salah satu dari ahli PBB untuk menginvestigasi bencana selama 2 tahun. Ia telah bekerja di seluruh bencana besar ...
Selengkapnya

27.08.2009
Category : Artikel
Job and Fellowship Opportunities in China Aug 25, 2009 Dear Colleagues, The Joint Shantou International Eye Center of Shantou University & the Chinese University of Hong Kong (JSIEC) and Project Vision Charitable Foundation (PV) would ...
Selengkapnya

05.02.2009
Category :
Lanjutan daftar nama peserta APAO 2009  Bali. N  O  P  R  S  T  U  V  W  Y  Z N 1 . DR NAILA KARIMA ANWAR ( 0266 ) 2 . DR NANIK SRI MULYANI ( 0747 ) 3 . DR NANNY R.LUTHFI GATAM ( 0008 ) 4 . DR NAOMI PATIORAN ( 0502 ) 5 . DR NARIS RUSWIDIYANDARI ( 0694 ) 6 . DR NASRUDIN HASANUDDIN . ( 0707 ) 7 . DR NELSON BANGUN ( 0410 ) ...
Selengkapnya

05.02.2009
Category : Kegiatan Ilmiah
Early Bird registration ditutup sejak 31 Januari yang lalu. Tercatat sebanyak 824 peserta yang telah melakukan registrasi & pembayaran melalui Sekretariat APAO Indonesia. Terdapat 155 residen dan 669 dokter spesialis mata dari seluruh cabang Perdami. Berikut adalah daftar nama peserta yang telah mendaftarkan diri dengan status Early Bird untuk acara APAO Bali 2009. Bagi anggota yang merasa namanya belum terdaftar segera menghubungi Sekretariat APAO Indonesia. Ibu Syawlizarni (Lily Mulyono). Telp ...
Selengkapnya