Seminat Oftalmologi Komunitas membuka pendaftaran anggota baru, silahkan klik disini
22.10.2010
Seminat : Katarak, Bedah Refraktif

Katarak


Katarak

Definisi
Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat penambahan cairan di lensa, pemecahan protein lensa, atau kedua-duanya.

Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar katarak timbul pada usia tua sebagai akibat pajanan terus menerus terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi ultraviolet, dan peningkatan kadar gula darah. Katarak ini disebut sebagai katarak senilis (katarak terkait usia). Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit mata (glaukoma, ablasi, retinitis pigmentosa, trauma, uveitis, miopia tinggi, pengobatan tetes mata steroid, tumor intraokular) atau penyakit sistemik spesifik (diabetes, galaktosemia, hipokalsemia, steroid atau klorpromazin sistemik, rubela kongenital, distrofi miotonik, dermatitis atopik, sindrom Down, katarak turunan, radiasi sinar X).

Pasien dengan katarak mengeluh penglihatan seperti berasap dan tajam penglihatan menurun. Secara umum, penurunan tajam penglihatan berhubungan langsung dengan kepadatan katarak.

Gbr 1 : Perbedaan Penglihatan benda
pada mata normal dan mata katarak

 

Gejala dan Tanda
Gejala utama yang dijumpai adalah penglihatan berkabut dan penglihatan yang semakin kabur. Pada gejala awal dapat terjadi penglihatan jauh kabur sedangkan penglihatan dekat sedikit membaik dibandingkan sebelumnya (second sight). Bila kualitas lensa memburuk atau terjadi kelelahan maka second sight ini akan menghilang. Gejala lain yang dijumpai pada katarak senilis adalah penigkatan rasa silau (glare). Pada lensa mata penderita katarak akan tampak bayangan putih. Selain itu dapat pula terjadi pandangan ganda, rabun senja dan terkadang membutuhkan cahaya yang lebih terang untuk membaca.

            Gbr 2 :Mata tanpa katarak                         Gbr 3 : Mata dengan katarak

Tata laksana
Satu-satunya terapi untuk pasien katarak adalah bedah katarak dimana lensa diangkat dari mata (ekstraksi lensa) dengan prosedur intrakapsular atau ekstrakapsular :

  • Ekstraksi intrakapsular (ICCE). Tehnik ini jarang dilakukan lagi sekarang.
  • Ekstraksi ekstrakapsular (ECCE). Pada tehnik ini, bagian depan kapsul dipotong dan diangkat, lensa dibuang dari mata, sehingga menyisakan kapsul bagian belakang. Lensa intraokuler buatan dapat dimasukkan ke dalam kapsul tersebut.  Kejadian komplikasi setelah operasi lebih kecil kalau kapsul bagian belakang utuh.
  • Fakofragmentasi dan fakoemulsifikasi. Merupakan teknik ekstrakapsular yang menggunakan getaran-getaran ultrasonik untuk mengangkat lensa melalui irisan yang kecil (2-5 mm), sehingga mempermudah penyembuhan luka pasca-operasi. Teknik ini kurang efektif pada katarak yang padat.

Katarak biasanya berkembang lambat selama beberapa tahun dan pasien mungkin meninggal sebelum diperlukan pembedahan.  Apabila diperlukan pembedahan maka pengangkatan lensa akan memperbaiki ketajaman penglihatan pada >90% kasus. Sisanya mungkin telah mengalami kerusakan retina atau mengalami penyulit pasca bedah serius misalnya glaukoma, ablasio retina, atau infeksi yang mengambat pemulihan daya pandang. Adanya lensa intraokular dan lensa kontak kornea menyebabkan penyesuaian penglihatan setelah operasi katarak menjadi lebih mudah dibandingkan sewaktu hanya tersedia kacamata katarak yang tebal.

Epidemiologi

Penelitian-penelitian di Amerika Serikat mengidentifikasi adanya katarak pada sekitar 10% orang, dan angka kejadian ini meningkat hingga sekitar 50% untuk mereka yang berusia antara 65 sampai 74 tahun, dan hingga sekitar 70% untuk mereka yang berusia lebih dari 75 tahun.

Sperduto dan Hiller menyatakan bahwa katarak ditemukan lebih sering pada wanita dibanding pria. Pada penelitian lain oleh Nishikori dan Yamomoto, rasio pria dan wanita adalah 1:8 dengan dominasi pasien wanita yang berusia lebih dari 65 tahun dan menjalani operasi katarak.

Pemeriksaan
Pada pasien katarak, dapat dilakukan pemeriksaan tajam penglihatan. Tajam penglihatan biasanya akan sangat berkurang.

 

Sumber: klikdokter.com

 





Share on Facebook      

Berita Seminat Lainnya

23.01.2014
Seminat : Oftalmologi Komunitas
Kepada Yth.  Teman sejawat anggota Perdami   Sehubungan dengan telah terbentuknya pengurus Seminat Ofkom Perdami tahun 2013-2016, kami mengajak teman sejawat sekalian untuk dapat bergabung menjadi anggota Seminat Ofkom. Seminat Ofkom memiliki berbagai kegiatan yang sejalan dan mendukung terlaksananya visi dan misi, yang berupa:   Visi :  Menjadikan kelompok seminat oftal ...
Selengkapnya

07.01.2014
Seminat : Infeksi-Immunologi
Subject: RAPAT KERJA PENETAPAN SOP SEMINAT INOIIS Yth. Sejawat anggota seminat INOIS, Meery Chistmas and Happy New Year 2014. Mengingat ada beberapa hal yang penting untuk seminat INOIIS dan harus segera dibahas oleh semua anggota seminat, maka akan dilaksanakan RAPAT KERJA SEMINAT INFEKSI DAN IMUNOLOGI INDONESIA. Adapun acara akan dilaksanakan pada : Hari / tanggal  : Senin-Se ...
Selengkapnya

17.10.2011
Seminat : Onkologi & Rekonstruksi
  PENDAHULUAN Ektropion involusional adalah malposisi kelopak mata berupa berputarnya margo palpebra menjauhi bola mata, yang terjadi pada usia tua, disebabkan oleh adanya laxity jaringan. Ektropion involusional umumnya terjadi pada kelopak mata bawah.1  Terjadi ketidakseimbangan antara  otot protaktor dan retraktor dari palpebra inferior, yang mengakibatkan laxity palpeb ...
Selengkapnya

26.09.2011
Seminat : Katarak, Bedah Refraktif

22.09.2011
Seminat : Glaukoma
\ \ ...
Selengkapnya

12.04.2011
Seminat : Neuro-Oftalmologi
  PENDAHULUAN Pandemi Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) telah berlangsung selama lebih dari 25 tahun. Infeksi HIV merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia dengan lebih dari 40 juta orang saat ini dinyatakan positif mengidap HIV.  Suatu studi menyatakan bahwa sekitar 7000 kasus baru HIV per hari, dengan total 2,5 juta kasu ...
Selengkapnya

22.10.2010
Seminat : Refraksi & Lensa Kontak
Definisi Kelainan refraksi adalah keadaan bayangan tegas tidak dibentuk pada retina. Secara umum, terjadi ketidak seimbangan sistem penglihatan pada mata sehingga menghasilkan bayangan yang kabur. Sinar tidak dibiaskan tepat pada retina, tetapi dapat di depan atau di belakang retina dan tidak terletak pada satu titik fokus. Kelainan refraksi dapat diakibatkan terjadinya kelainan keleng ...
Selengkapnya

22.10.2010
Seminat : Glaukoma
Definisi Adalah suatu kelainan pada mata yang ditandai oleh meningkatnya tekanan dalam bola mata (Tekanan Intra Okular = TIO) yang disertai pencekungan diskus optikus dan pengecilan lapang pandang. Penyakit ini disebabkan: Bertambahnya produksi humor akueus (cairan mata) oleh badan siliar Berkurangnya pengeluaran humor akueus (cairan mata) di daerah sudut bilik mata atau di c ...
Selengkapnya